225 Tempat Wisata & 162 Cagar Budaya di Aceh Rusak Diterjang Banjir Bandang - Giok4D

Posted on

Sebanyak 225 tempat wisata dan 162 cagar budaya di berbagai daerah di Aceh mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang dan tanah longsor.

Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin mengatakan mayoritas destinasi wisata yang mengalami kerusakan berat dan terbanyak berada di Kabupaten Gayo Lues.

Berdasarkan informasi dia peroleh, sebanyak 198 objek wisata di Kabupaten Gayo Lues rusak berat, 18 rusak sedang dan 9 lokasi rusak ringan.

“Destinasi wisata rusak berat di Kabupaten Gayo Lues sebanyak 65 lokasi, disusul Aceh Tamiang 42, Bireuen 20, Bener Meriah 19, dan Pidie Jaya (13),” kata Murthalamuddin dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).

Selain itu, tempat wisata rusak berat juga terdapat di Aceh Aceh Singkil 10 lokasi, Aceh Utara 8, Aceh Tengah 8, Aceh Timur 6, Aceh Tenggara 4, serta masing-masing satu lokasi di Langsa, Subulussalam, dan Aceh Barat.

Sementara itu, destinasi wisata yang rusak ringan tersebar di beberapa lokasi. Rinciannya di Kabupaten Aceh Utara ada 2 lokasi, Kota Langsa 1, Aceh Tengah 3, Subulussalam 1 dan Bireuen 2 tempat.

Untuk destinasi wisata yang rusak sedang sebanyak 18 destinasi. Di antaranya berada di Aceh Utara 3, Lhokseumawe 4, Aceh Tengah 7, Subulussalam 1, Nagan Raya 1, Bener Meriah 1, dan Bireuen 1.

“Bencana hidrometeorologi juga berdampak pada 162 cagar budaya di Aceh,” jelasnya.

Dari jumlah itu 56 mengalami rusak ringan, 90 rusak sedang, dan 16 rusak berat. Plt Kadisdik Aceh itu optimis Aceh dapat segera bangkit pascabencana.

“Kami optimistis sektor pariwisata dan pelestarian cagar budaya Aceh bisa pulih. Penanganan darurat terus berjalan, dan selanjutnya akan difokuskan pada pemulihan yang berkelanjutan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal,” ujar Murthala.

——–

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

Artikel ini telah naik di detikSumut.