Air Terjun Tiwu Pai di desa Toe, kecamatan Reok Barat, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) memakan korban. Seorang pelajar tenggelam dan belum ditemukan.
Pelajar SMP Fransiskus Xaverius Ruteng tersebut tenggelam di danau kecil di bawah air terjun tersebut. Korban diketahui bernama Armendo W Jeferson (14).
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, mengatakan pelajar kelas 8 SMP itu tenggelam saat berenang di Air Terjun Tiwu Pai bersama 11 rekannya.
“Saat kejadian, korban diduga terseret arus dan tidak lagi terlihat oleh rekan-rekannya,” kata Joko Sugiarto.
Joko mengatakan operasi pencarian langsung dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Tiwu Pai dan sekitarnya. Tim pencarian terkendala peralatan dan medan yang cukup sulit.
“Hingga saat ini, korban masih dalam proses pencarian oleh personel Polsek Reo, Satpolair, Koramil, dan dibantu warga,” kata Ipda Joko.
Cuaca buruk menghambat pencarian pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang berasal dari Orong, Kecamatan Welak, Manggarai Barat. Hujan lebat di lokasi menyebabkan debit air tinggi dan bebatuan menjadi licin.
“Ya, hujan lebat. Hambatan ada di debit air yang tinggi dan bebatuan licin,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman.
Fathur mengatakan tim SAR gabungan melakukan penyelaman hingga kedalam lima meter di kolam air terjun, tempat korban tenggelam. Tim SAR juga melakukan penyisiran di aliran sungai. Pencarian siswa SMP tenggelam itu hingga pukul 15.00 Wita masih nihil.
“Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat bersama potensi SAR yang berada di lokasi kejadian melaksanakan pencarian dengan melaksanakan penyelaman sedalam 3-5 meter serta penyisiran di aliran sungai air terjun Tiwu Pai,” terang Fathur.
——–
Artikel ini telah naik di detikBali, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.






