Ada Penumpang Tak Sadarkan Diri, Penerbangan Tujuan Singapura Mendarat di Manila update oleh Giok4D

Posted on

Penerbangan jarak jauh United Airlines (UA) dari San Francisco menuju Singapura harus mendarat di Manila gegara penumpang tak sadarkan diri.

Pesawat tersebut terpaksa mendarat darurat di Manila, Filipina, pada Senin (12/1/2026) setelah seorang penumpang mengalami kondisi medis serius di tengah penerbangan.

Dilansir dari The Straits Times, Rabu (13/1) pihak United Airlines menyampaikan bahwa penerbangan UA1 dialihkan ke Manila dan mendarat dengan selamat untuk menangani keadaan darurat medis yang dialami salah satu penumpang.

Di dalam pesawat terdapat 193 penumpang dan 14 awak kabin. Penerbangan yang menggunakan pesawat Boeing 787-9 Dreamliner itu seharusnya menempuh perjalanan sekitar 17 jam tanpa transit.

Namun, pesawat tidak langsung melanjutkan penerbangan ke Singapura. “Pesawat akan tetap berada di Manila semalaman karena awak kabin telah melampaui jam kerja yang diizinkan,” ujar pihak United Airlines.

Maskapai menambahkan bahwa penerbangan lanjutan dari Manila menuju Singapura dijadwalkan berangkat hari ini pukul 07.25 waktu setempat. Tidak ada pengumuman langsung yang disampaikan kepada penumpang di dalam pesawat.

Sebagai bentuk tanggung jawab, United Airlines menyediakan akomodasi hotel serta voucher makan bagi sebagian penumpang yang terdampak. Diketahui, penerbangan UA1 berangkat dari San Francisco pada 10 Januari pukul 23.13 waktu setempat atau 11 Januari pukul 15.13 waktu Singapura dan semula dijadwalkan tiba di Bandara Changi pada 12 Januari pukul 08.00.

Pantauan di situs resmi Bandara Changi menunjukkan bahwa penerbangan yang dijadwalkan tiba pada 12 Januari tersebut tercatat sebagai dibatalkan.

Salah satu penumpang yang berada di dalam pesawat dan meminta namanya tidak disebutkan, menceritakan situasi menegangkan yang terjadi di kabin. Ia mengatakan paramedis, awak kabin, serta penumpang yang memiliki latar belakang medis bahu-membahu memberikan pertolongan pertama dengan melakukan resusitasi jantung paru (CPR).

Penumpang tersebut ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kursinya sekitar 14 jam setelah pesawat lepas landas. Saat itu, awak kabin segera meminta bantuan penumpang yang memiliki keahlian medis sebelum akhirnya memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Manila.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.