Lagi, Turis Kepergok Berbuat Mesum di Pantai Pattaya

Posted on

Seorang turis kembali ditangkap polisi setelah kepergok melakukan aksi seks di pinggir Pantai Pattaya. Insiden ini menambah daftar kasus serupa yang berulang di kawasan wisata populer Thailand tersebut.

Mengutip The Mirror, Sabtu (24/1/2026), turis bernama Loucaides (23) dari London itu disebut membayar Nuchjaree (61) untuk melakukan oral seks di pasir pantai yang kerap dijuluki sebagian wisatawan sebagai ‘Disneyland porno’.

Dari rekaman yang beredar menunjukkan Loucaides dalam keadaan mabuk dan telanjang bersama Nuchjaree di pantai itu. Saksi mata yang ketakutan langsung menghubungi polisi pada dini hari Jumat (23/1). Keduanya kemudian ditangkap dan digiring ke kantor polisi.

Pria Inggris itu sempat panik dan buru-buru mengenakan celana pendek saat melihat polisi. Dia bahkan sempat bertanya, “Ada apa? Apa masalahnya?”.

Kini, keduanya menghadapi dakwaan perbuatan cabul di tempat umum, dengan denda maksimal 5.000 baht (Rp 2,6 juta).

Loucaides mengaku tidak tahu bahwa tindakannya melanggar hukum dan mencoba membela diri. Dia juga mengatakan mengidap ADHD.

Mayor Polisi Chanan Kesornbua mengatakan tengah memproses kejadi tersebut.

“Kedua pelaku diserahkan kepada petugas penyelidik untuk proses hukum lebih lanjut. Turis tersebut dibebaskan setelah membayar denda,” kata Chanan.

Seorang pengemudi taksi, Somsak Pativat, yang melihat kejadian itu, mengaku awalnya mengira ada orang yang mengalami masalah medis.

“Posisinya tidak biasa, jadi saya pikir ada masalah kesehatan. Tapi begitu diperhatikan lebih dekat, saya baru sadar ini kejadian cabul. Saya pun merekamnya sebagai bukti dan langsung menghubungi polisi,” ujarnya.

“Saya jarang ke Pattaya, jadi ini pengalaman pertama saya melihat orang mabuk dan tak peduli siapa yang melihat di pantai,” dia menambahkan.

Pattaya memang dikenal sebagai destinasi wisata yang ramai dengan bar, panti pijat, dan layanan seks murah, sehingga sering dijuluki ‘Disneyland porno’ oleh wisatawan Inggris.

Kasus-kasus turis mesum itu kerap mencoreng citra Phuket yang dikembangkan buat destinasi liburan keluarga dengan pantai indah, kuliner lezat, dan kaya sejarah.