Saat salju turun di Himachal Pradesh, India adalah momen terbaik bagi banyak wisatawan. Namun tidak pada saat musim salju akhir-akhir ini.
Suasana tersebut menimbulkan kekacauan lalu lintas parah di wilayah Manali yang mengakibatkan ribuan wisatawan dan penduduk terjebak dalam kondisi membeku selama berjam-jam.
Dilansir dari Mint, Senin (26/1/2026) gangguan dimulai pada Jumat (23/1) malam, saat banyak pengunjung mulai berdatangan untuk menikmati libur akhir pekan.
Sejumlah unggahan di media sosial menunjukkan antrean panjang kendaraan yang mengekor hingga beberapa kilometer, dengan mobil-mobil terperangkap di bawah tumpukan salju tebal di jalan-jalan sempit pegunungan. Beberapa wisatawan bahkan mengaku terjebak di dalam kendaraan mereka sepanjang malam, setelah lalu lintas berhenti total.
Dalam sebuah video yang dibagikan akun Twitter @GoHimachal, mereka mengingatkan para wisatawan memantau situasi terkini terkait wilayah tersebut. Karena salju yang turun bisa menjadi malapetaka bagi liburan mereka.
“Pikirkan baik-baik sebelum datang ke Manali saat salju turun lebat. Orang-orang terjebak dalam kemacetan lalu lintas selama lebih dari 25 jam dalam suhu di bawah nol derajat,” katanya.
Selain itu, salah seorang pengguna media sosial, Nikhil Saini, berbagi foto salju yang menutupi Manali. “Baru saja menerima (kabar) ini dari hotel sepupu saya di Manali. Lihatlah saljunya. Hujan salju sebanyak ini terakhir kali terjadi beberapa dekade lalu. Bahkan daerah yang tidak pernah merasakan salju dalam 4 hingga 5 tahun terakhir juga terkena hujan salju kemarin,” ungkap Saini.
Jalanan menuju wilayah Manali menjadi yang paling parah terdampak. Lalu lintas macet total sepanjang 15 kilometer, sementara petugas berusaha keras membersihkan salju yang terus turun. Cuaca yang tidak bersahabat membuat proses pembersihan menjadi lambat.
Di sisi lain, pemerintah negara bagian Himachal Pradesh mengeluarkan peringatan cuaca setelah gangguan cuaca barat yang aktif masih mempengaruhi wilayah tersebut. Kantor Meteorologi (MeT) menyatakan bahwa cuaca buruk itu diperkirakan akan bertahan hingga Minggu, dengan kemungkinan hujan salju lebih lanjut antara tanggal Rabu (28/1).
Peringatan kuning juga dikeluarkan untuk kabut tebal dan gelombang dingin di beberapa distrik seperti Kangra, Mandi, Solan, Una, Bilaspur, Hamirpur, dan Sirmour. Pemerintah mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk menghindari perjalanan yang tidak penting dan mengikuti petunjuk resmi demi keselamatan bersama di tengah cuaca ekstrem tersebut.






