Apa Alasan Bandara Bima Tidak Memajang Foto Sultan Bima XIV?

Posted on

Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bima mengungkap alasan tidak memajang foto Sultan Bima XIV Muhammad Salahuddin usai diprotes sang cucu.

Sebelumnya, cucu Sultan Bima XIV, Dewi Ratna Muchlisa atau Dae Dewi, protes lantaran foto kakeknya yang telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional, tak dipajang di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Kepala Kantor UPBU Bima, Suroso, mengakui tidak pernah memasang maupun memajang foto Sultan Bima XIV meski namanya disematkan menjadi nama bandara tersebut. Menurutnya, belum ada aturan yang mewajibkan pengelola bandara memasang foto seorang tokoh.

“Belum ada dan tidak ada,” ujar Suroso terkait tak dipajangnya foto Sultan Bima XIV di bandara tersebut, Senin (5/1/2026).

“Kami dari pihak Bandara belum tindaklanjuti karena menurut saya pribadi, belum ada aturan yang mengaturnya,” imbuhnya.

Suroso lantas mencontohkan bandara di daerah lain yang tak memajang atau memasang foto seorang tokoh meski namanya digunakan sebagai nama bandara. Salah satunya, Bandara Sultan Babullah di Ternate Maluku Utara.

“Di bandara ini tak ada memajang foto Sultan Babullah. Bahkan ada beberapa bandara lainnya,” ujar Suroso.

Meski begitu, Suroso bersedia memajang foto Sultan Bima XIV asalkan keluarga bersurat terlebih dahulu. Ia bahkan menyebut foto Sultan Muhammad Salahuddin bisa dipasang di area VIP Bandara Bima.

“Kalau dari awal ada pemberitahuan sudah pasti foto Sultan Muhammad Salahuddin akan lebih privat dan ditempatkan di ruangan VIP. Namun, sampai saat ini, kami masih menunggu surat dari Kesultanan Bima,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dae Dewi menyatakan kecewa kepada manajemen Bandara Bima yang tak memajang foto Sultan Muhammad Salahuddin. Dae Dewi meluapkan kekecewaannya itu melalui akun media sosial (medsos) Facebook pribadinya.

“Alhamdulillah Sultan Muhammad Salahuddin sudah menjadi Pahlawan Nasional, tetapi sepotong pun foto beliau tidak ada diabadikan di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima,” tulis Dae Dewi dalam unggahannya yang dikutip detikBali, Minggu (4/1/2026).

Dae Dewi berharap pimpinan Bandara Bima bisa memasang foto Sultan Muhammad Salahuddin. Terlebih, nama Sultan Muhammad Salahuddin juga telah dipakai menjadi nama bandara Bima.

“Namanya dipakai oleh bandara, tetapi tak ada fotonya,” ucap Dae Dewi.

——–

Artikel ini telah naik di detikBali.