AS Tangkap Presiden Venezuela, Penerbangan Berhenti Sementara

Posted on

Dunia dikejutkan dengan operasi militer Amerika Serikat (AS) yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Aksi ini berdampak langsung pada pariwisata.

Federal Aviation Administration (FAA) menutup sementara wilayah di atas Karibia selama aksi penangkapan Presiden Maduro. Turis yang hendak melakukan penerbangan terlantar, seperti dikutip dari CNN pada Senin (5/1/2026).

Julie Hurwitz adalah salah satu dari banyak orang yang mengalami masalah perjalanan setelah maskapai penerbangan membatalkan ratusan penerbangan dari tujuan Karibia, seperti Aruba dan San Juan, Puerto Rico, menurut FlightAware.

Kabar tersebut diterima Hurwitz melalui pemberitahuan maskapai Delta pukul 3 pagi lewat ponselnya. “Maskapai menyatakan penerbangan ke Atlanta dibatalkan tanpa informasi apa pun,” katanya. Dia baru saja menghabiskan seminggu bersama keluarga besarnya di St. John di Kepulauan Virgin AS.

“Saya mengetahui seluruh situasi ini dari orang lain,” kata Hurwitz.

Meskipun FAA telah mencabut pembatasan penerbangan untuk maskapai komersial, maskapai penerbangan telah mulai menambah penerbangan tambahan setelah pembatalan tersebut membuat pelanggan panik di momen perjalanan tersibuk dalam setahun.

Delta telah meminta penumpang tanpa tiket untuk hari yang sama untuk menghindari bandara karena keterbatasan ruang fisik di banyak bandara di wilayah Karibia.

Karena tidak yakin harus berbuat apa lagi, rombongan Hurwitz yang berjumlah 12 orang mencari tempat menginap, untungnya orang dewasa dalam keluarga tersebut tidak masuk kerja. Bahkan berkemah pun masuk dalam daftar kemungkinan.

Ia berharap penerbangan baru mereka, yang sekarang dijadwalkan pada hari Selasa, akan berangkat sesuai rencana.

“Ulang tahun keponakan saya yang kelima jatuh pada hari Selasa, jadi kami berharap ini tidak menunda pestanya,” kata Hurwitz.

Selain Hurwitz ada Kelly dan John Maher, dari Grosse Pointe, Michigan yang baru saja liburan dari Anguilla. Mereka hendak naik feri pada hari Sabtu ke bandara Saint Martin. Mereka baru mengetahui bahwa penerbangan mereka, maupun pesawat komersial Amerika lainnya, tidak akan berangkat pada hari itu.

Maher mengatakan mereka mendengar desas-desus tentang sesuatu telah terjadi berdasarkan aksi militer yang dilakukan pemerintah AS.

“Semua akses ditutup,” katanya.

Aktor peraih Oscar, Leonardo DiCaprio, juga termasuk di antara penumpang yang kesulitan dan tidak memiliki pilihan mudah untuk kembali ke daratan Amerika Serikat. Ia harus melewatkan Festival Film Internasional Palm Springs karena gangguan perjalanan, kata seorang sukarelawan festival kepada CNN. Penutupan wilayah udara menyebabkan penerbangannya dari St. Barts dibatalkan, lapor Variety.

Setelah kekacauan hari Sabtu, penerbangan dari bandara Karibia kembali berjalan lebih lancar. Sebanyak 57% penerbangan yang berangkat dari Bandara Internasional Luis Muñoz Marín di San Juan dibatalkan pada hari Sabtu, totalnya 200 penerbangan. Sementara pada hari Minggu, penerbangan mulai membaik dengan 4% pembatalan 23 penerbangan, menurut FlightAware.

“Semua pihak bekerja keras,” kata American Airlines dalam sebuah pernyataan. Mereka mengumumkan penambahan kursi di berbagai rute di Karibia, dan model pesawat terbesar dalam armadanya, Boeing 777-300, untuk membantu mengurangi gangguan perjalanan.

Maskapai tersebut menambahkan total hampir 7.000 kursi dengan 43 penerbangan tambahan untuk meningkatkan kapasitas perjalanan, kata mereka dalam sebuah pernyataan.

United dan Southwest mengatakan mereka juga sedang berupaya menambah lebih banyak penerbangan karena para pelancong yang putus asa berjuang untuk menemukan jalan pulang.