Sebuah bangunan bersejarah di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, kini berubah menjadi kafe kekinian yang ramai dikunjungi warga. SDN Pancoran Mas 02, yang berdiri sejak era kolonial, kini bertransformasi menjadi Kafe Dopamine.
Kafe Dopamine berada di Jl. Pemuda No. 32, Depok. Kawasan itu salah satu kawasan ikonik di Depok, tempat tinggal warga Depok Belanda.
Di sana pula berdiri bangunan-bangunan tinggalan Belanda. Salah satunya, yang kini menjadi kafe Dopamine.
Namun, di balik aroma kopi dan desain kolonial, dengan jendela besar, bangunan itu menyimpan kisah sejarah pendidikan masa Hindia Belanda.
Saat detikTravel mengunjunginya pada Selasa (30/12/2025), Rony Maulana dari Jakarta Good Guide (JGG) menjelaskan bahwa bangunan itu awalnya tidak didirikan sebagai sekolah dasar.
Pada masa kolonial, gedung tersebut berfungsi sebagai lembaga pendidikan setara Mulo (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs).
“Bangunan depan inilah yang akhirnya jadi gedung sekolah. Belajar di sekolah itu setara dengan Mulo, sebenarnya SMP atau SMA, setara dengan itu,” kata Rony.
Berdasarkan papan informasi di pintu masuk kafe, sekolah ini dulu bernama Depoksche Europesche Lagera School. Dulu, pendidikan di sini hanya tersedia bagi orang Eropa, warga negara Belanda, dan kaum mardijkers yang tinggal di sekitarnya.
“Sekolah itu kan dulu pendidikan hanya diperuntukkan bagi mereka yang kebangsaan Eropa saja,” ungkap Rony.
Kondisi itu berbeda dengan Sekolah Dua Belas Marga, seperti SMP Kasih, SMA Kasih, dan SMK Pemuda, yang didirikan oleh komunitas lokal Belanda Depok melalui Yayasan Cornelis Chastelein (YLCC).
Perbedaan itu menegaskan ketidakadilan akses pendidikan pada masa itu, yakni satu gedung untuk elite, sedangkan komunitas lokal membangun sekolah sendiri untuk warga pribumi.
Dari SD ke Cagar Budaya
Seiring berjalannya waktu, fungsi gedung ini berubah. Pada 1961, bangunan itu dijadikan Sekolah Dasar Negeri SDN Pancoran Mas 02. Generasi demi generasi belajar di dinding-dinding kokohnya.
Kini bangunan itu diakui secara resmi sebagai Bangunan Cagar Budaya, menegaskan pentingnya peran gedung ini dalam sejarah pendidikan Depok.
Transformasi signifikan terjadi pada akhir 2024. Gedung yang dulu sekolah kini menjadi Kafe Dopamine, pusat nongkrong yang menarik bagi warga Depok dan sekitarnya. Selain menikmati sajian kuliner, pengunjung bisa merasakan atmosfer masa lampau yang sebelumnya tersembunyi di balik pagar sekolah.
