Liburan ke Jepang bisa jadi kurang nyaman jika traveler datang di waktu yang salah. Ada sejumlah hari libur nasional yang sebaiknya dihindai wisatawan karena harga lebih mahal mahal dan tempat wisata dipadati pengunjung.
Dilansir dari SoraNews24, Selasa (13/1/2026) berikut beberapa periode libur di Jepang yang biasanya paling ramai dan patut dipertimbangkan sebelum traveler memesan tiket.
10-12 Januari
Akhir pekan tiga hari ini bertepatan dengan Seijinshiki atau Hari Kedewasaan. Pada momen ini, anak muda yang genap atau akan berusia 20 tahun tampil anggun dengan kimono untuk mengikuti upacara perayaan dan sesi foto.
Suasananya memang cantik dan unik, tapi konsekuensinya restoran, bar, hingga area pusat kota dipadati orang karena hampir semua warga mendapat libur.
21-23 Februari
Hari Ulang Tahun Kaisar Naruhito jatuh pada 23 Februari. Karena tahun ini bertepatan dengan hari Senin, warga Jepang menikmati libur panjang.
Tanpa tradisi perayaan khusus, banyak yang memanfaatkan momen ini untuk jalan-jalan, membuat destinasi wisata dalam negeri jadi lebih ramai.
20-22 Maret
Titik Balik Musim Semi juga menjadi hari libur nasional. Tahun ini jatuh pada hari Jumat, sehingga menciptakan akhir pekan panjang. Cuaca yang mulai menghangat membuat periode ini terasa pas untuk traveling, baik bagi warga lokal maupun wisatawan.
2-6 Mei
Ini dia periode paling padat di Jepang: Golden Week. Rangkaian hari libur nasional membuat hampir seluruh negeri bergerak.
Tak sedikit orang mengambil cuti tambahan sebelum atau sesudahnya, sehingga keramaian bisa terasa sejak akhir April hingga awal Mei. Harga akomodasi dan transportasi pun biasanya melambung.
18-20 Juli
Tanggal 20 Juli diperingati sebagai Umi no Hi atau Hari Laut. Libur ini identik dengan kegiatan ke pantai dan festival musim panas. Alhasil, kawasan pesisir dan kota besar sama-sama ramai oleh wisatawan dan berbagai acara hiburan.
13-16 Agustus
Libur Obon adalah salah satu musim mudik terbesar di Jepang. Secara tradisional, warga pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Namun kini, Obon juga menjadi waktu favorit untuk berwisata.
Banyak orang menambah cuti di sekitarnya, membuat pertengahan Agustus menjadi periode super sibuk.
19-23 September
Pada tahun-tahun tertentu, Jepang mengalami fenomena Silver Week. Ketika Hari Penghormatan untuk Lansia dan Ekuinoks Musim Gugur jatuh berdekatan dengan akhir pekan, libur pun memanjang.
Tahun ini termasuk salah satunya, sehingga September diprediksi cukup padat.
10-12 Oktober
Hari Olahraga jatuh pada Senin kedua bulan Oktober. Selain banyak acara olahraga dan fasilitas umum yang bisa diakses gratis, cuaca pada periode ini juga dianggap paling nyaman.
Tak terlalu panas, tidak dingin, dan kelembapan rendah, membuat Oktober jadi favorit banyak orang untuk bepergian.
21-23 November
Labor Thanksgiving Day jatuh pada 23 November dan tahun ini bertepatan dengan hari Senin.
Momen ini bersamaan dengan puncak musim gugur, saat pepohonan berubah warna, tak heran jika taman dan kawasan alam dipadati pemburu pemandangan daun merah dan kuning.
Akhir Desember
Menjelang akhir tahun, arus perjalanan kembali meningkat.
Meski hanya 1 Januari yang menjadi hari libur resmi, banyak kantor tutup sejak akhir Desember. Banyak orang juga menambah cuti, sehingga bandara, stasiun, dan tempat wisata kembali ramai.
