Celana Merah yang Tersisa di Jasad Pelatih Valencia baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

Jenazah laki-laki yang diduga Pelatih tim B sepakbola Wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras dikenali pihak keluarga berkat celana merah yang dikenakan.

Tim SAR gabungan menemukan jenazah mengambang tanpa baju di permukaan perairan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo pada Minggu (4/1/2026) pagi. Hanya tersisa celana merah di tubuhnya. Keluarga mengenali pakaian yang tersisa di tubuh jenazah itu milik Fernando.

“Keluarga mengenali pakaian itu milik korban,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Basarnas belum bisa menyatakan jenazah itu ada Fernando. Pihaknya masih menunggu hasil identifikasi jenazah tersebut oleh dokter Polri dan RSUD Komodo Labuan Bajo.

“Masih tunggu hasil identifikasi,” kata Fathur.

Jenazah itu ditemukan mengapung di permukaan air pada hari kesepuluh atau hari terakhir operasi pencarian. Jenazah ditemukan pertama kali oleh kapal KPC 2007 Dit Polairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam foto dan video yang diperoleh detikBali, jenazah tersebut terombang-ambing di permukaan laut yang tenang. Jenazah ditemukan dalam posisi telungkup. Kedua kakinya terbuka dan tangannya dalam posisi melebar.

Keluarga korban mengatakan jenazah yang ditemukan itu adalah pelatih Valencia FC. “Father is found (Fernando yang ditemukan),” kata salah satu keluarga di Posko Operasi SAR di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Polda NTT memastikan jenazah yang ditemukan itu adalah Fernando. “Ya betul (pelatih tim B sepakbola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras). Jenazah berjenis kelamin laki-laki dewasa dan warga negara Spanyol,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra.

Fernando dan keluarganya adalah korban tenggelam kapal pinisi Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Jumat (26/12/2025).

Dua anak laki-lakinya masing-masing berusia 9 dan 10 tahun belum ditemukan. Satu anak perempuannya berusia 12 tahun ditemukan tak bernyawa pada 29 Desember lalu. Sementara istri dan anak bungsunya berusia 7 tahun selamat dalam insiden nahas itu.

———

Artikel ini telah naik di detikBali.