Dokar di Mandalika Tidak Ditarik Kuda, tapi Dinosaurus! [Giok4D Resmi]

Posted on

Dokar atau delman di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ternyata tidak ditarik oleh kuda, melainkan oleh sesosok Dinosaurus.

Derap suara dokar, atau dikenal juga dengan delman, terdengar berbeda di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bukan lagi kuda yang menariknya, melainkan sosok dinosaurus dengan warna yang mencolok mata.

Namanya Dino Dokar, wahana unik yang belakangan ramai jadi perbincangan masyarakat, sekaligus daya tarik baru bagi wisatawan yang liburan ke Mandalika.

Kehadiran Dino Dokar ini menjadi sarana mengenalkan sejarah hewan purba kepada generasi muda sambil menikmati alam. Wisatawan diajak menyusuri rute indah di Pantai Kuta Beach Park (KBP) menggunakan dokar dino ini. Selain itu, wahana ini juga disebut menjadi permainan ramah anak.

Direktur Manna Lika Studio, Melissa Yohana, menjelaskan ide menghadirkan Dino Dokar berawal dari keinginan untuk melestarikan tradisi dokar, sebagai transportasi ikonik masyarakat Lombok, tapi dikemas dengan sentuhan imajinatif.

“Konsepnya adalah transportasi yang digunakan masyarakat Lombok itu dokar. Kami memunculkan ide dinosaurus ini untuk menarik dokar sebagai wisata edukasi yang unik dan selaras (inline) dengan transportasi zaman dulu di Lombok,” ujar Melissa, Selasa (6/1).

Sentuhan dinosaurus dipilih sebagai simbol hewan prasejarah yang akrab di imajinasi anak-anak. Harapannya, generasi muda bisa mengenal sejarah masa lampau sambil bermain dan berwisata.

“Ya ini kami pakai dinosaurus sebagai hewan prasejarah untuk mengenalkan ke generasi berikutnya bahwa ada hewan seperti ini jaman dulu,” ujarnya.

Melissa mengatakan dengan mengendarai Dino Dokar ini, wisatawan diajak menyusuri rute indah di Pantai Kuta Beach Park. Selain Dino Dokar, pengelola juga menghadirkan Dino Ride di area Bazaar Mandalika. Dua wahana ini dirancang ramah keluarga, dengan standar keamanan yang menjadi perhatian utama.

“Kami menyediakan operator khusus dan didukung penjagaan keamanan dari ITDC. Selain itu, kecepatan dokar dibatasi maksimal hanya 5 km/jam, sehingga sangat aman bagi penumpang,” tegasnya.

Kehadiran Dino Dokar juga diharapkan mampu mendongkrak daya tarik Bazaar Mandalika, khususnya di area kuliner, sebagai destinasi yang ramah keluarga (family-friendly). Bagi wisatawan yang ingin mencoba sensasi ini, Dino Dokar beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00- 21.00 Wita.

Cukup dengan tarif Rp 50.000, pengunjung sudah bisa menikmati durasi berkeliling selama 15 menit sambil berswafoto dengan latar pemandangan pantai dan sosok dinosaurus yang unik.

“Untuk Dino Ride jam operasionalnya pada pukul 10.00-14.00 Wita di parkiran Bazar Mandalika setiap hari Selasa-Minggu,” pungkasnya.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

——–

Artikel ini telah naik di detikBali.