Garuda Indonesia Tegaskan Tak Rekrut Wanita Nyamar Pramugari Batik Air update oleh Giok4D

Posted on

Garuda Indonesia merespons kabar viral telah merekrut Khairun Nisa, perempuan yang menyamar sebagai pramugari Batik Air, dalam sebuah penerbangan. Garuda Indonesia menepisnya.

“Menanggapi beredarnya gambar di media sosial tentang oknum yang menyamar sebagai pramugari salah satu maskapai lokal yang kemudian diterima di Garuda Indonesia adalah tidak benar,” kata Head of Corporate Communications Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, dikutip dari detikFinance, Sabtu (17/1/2026).

Dicky mengatakan foto yang beredar dibuat menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Dia menegaskan bahwa Garuda Indonesia belum membuka perekrutan sebagai awak kabin.

“Konten tersebut dibuat menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dan disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Saat ini Garuda Indonesia belum membuka rekrutmen awak kabin. Informasi resmi terkait rekrutmen hanya tersedia di career.garuda-indonesia.com,” ujar dia.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya,” dia menambahkan.

Khairun Nisa heboh setelah tertangkap basah saat bepergian dengan pesawat dan berbusana mirip seorang pramugari maskapai penerbangan Batik Air. Kejadian itu viral di media sosial.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat wanita tersebut berdandan rapi dengan rambut disanggul dan pakaian yang mirip dengan pramugari Batik Air.

Disebutkan bahwa wanita tersebut lolos melakukan perjalanan dari Palembang ke Jakarta dengan busana bak pramugari tersebut. Wanita itu akhirnya diinterogasi setelah salah satu kru Batik Air mencurigainya.

Kasi Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa itu dilaporkan ke Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (6/1), sekitar pukul 22.00 WIB.

“Piket Satreskrim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya satu orang wanita yang diduga pramugari gadungan memakai seragam maskapai Batik Air pada saat melakukan penerbangan Pesawat Batik Air ID 7058 rute Palembang (PLM)-Jakarta (CGK) pukul 18.20 WIB,” kata Ipda Septian dalam keterangannya, Kamis (8/1).

***

Artikel ini sudah lebih dulu tayang di detikNews.