Di tahun 2026 ini tak ada lagi panda menggemaskan di kebun binatang Jepang. Solusinya, para staf kebun binatang disuruh berdandan bak seekor panda dan masuk ke kandangnya.
Terdengar unik, kan? Kebun binatang di Jepang terpaksa memutar otak setelah memburuknya hubungan diplomasi Jepang dengan China, dan bertepatan pula dengan berakhirnya ‘diplomasi panda’. Dua panda terakhir di Kebun Binatang Ueno Tokyo, juga akan dipulangkan ke China pada akhir Januari nanti.
Dilansir dari The Sun, Senin (12/1/2026) taman rekreasi Adventure World di Wakayama punya cara tak biasa mengisi kekosongan panda di tamannya. Para pawang panda diminta cosplay menjadi panda sebagai penghormatan untuk 4 ekor panda terakhir yang dikirim ke China pada Juni 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Panda Love Club, sebuah proyek yang diprakarsai oleh petugas humas taman, Manami Wakabayashi, yang telah memelihara panda selama tiga dekade. Taman ini rumah bagi panda bernama Rauhin yang berusia 24 tahun dan anak-anaknya Yuihin, Saihin, dan Fuhin.
Pihak kebun binatang mengatakan pengunjung dapat mengikuti program yang menawarkan pengalaman bak pawang panda, mulai dari perawatan hewan, menyiapkan makanan, mengamati perilaku, mengisi laporan harian, dan memeriksa keamanan area latihan.
Puncak dari pengalaman 90 menit ini adalah memberi makan apel kepada penjaga kebun binatang yang berpakaian panda. Di akhir kegiatan, peserta menerima sertifikat penjaga.
“Atraksi khusus ini akan memungkinkan pengunjung untuk mempelajari tentang hubungan antara panda dan staf perawatan… dan merasakan pentingnya mewariskan kehidupan panda raksasa ke masa depan,” kata pihak kebun binatang.
Untuk pertama kalinya dalam 50 tahun, Jepang tak lagi memiliki panda. Negeri Sakura memutuskan mengembalikan dua ekor panda yang dipeliharanya ke China pada Januari 2026, menandai berakhirnya separuh abad kehadiran ikon satwa tersebut di Jepang.
