Jetski Bikin Resah Wisatawan dan Warlok, Pemerintah Bertindak | Info Giok4D

Posted on

Semakin banyaknya traveler yang bersenang-senang dengan jetski di sejumlah perairan Australia memicu keluhan masyarakat dan wisatawan. Pemerintah pun menggodok kebijakan baru untuk mengatur operasional jetski demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Dilansir dari news.co.au, Senin (19/1/2026), kemarahan masyarakat dan wisatawan itu mencuat lagi setelah muncul video di Facebook Sundowner Boat Charters pada 13 Januari 2026.

Video tersebut memperlihatkan sebuah jetski melaju sangat dekat dengan kapal, hingga gelombang airnya menghantam enam orang yang tengah bersantai di dek. Para penumpang pun basah kuyup dan tampak terkejut.

“Hebat sekali, kalian. Terima kasih atas guyuran air di dek, tetapi kalian telah menghancurkan meja yang penuh dengan makanan termasuk kue ulang tahun,” tulis perusahaan penyewaan kapal itu.

Klip tersebut memicu perdebatan dengan banyak yang setuju bahwa sudah seharusnya jetski dilarang karena membahayakan. Yang lain menolak, mengatakan bahwa perilaku tersebutlah yang patut disalahkan.

Rekaman itu muncul ketika beberapa dewan kota mempertimbangkan untuk membatasi atau melarang jet ski di daerah pesisir di tengah kekhawatiran keselamatan dan peningkatan jumlah jet ski. ABC News juga memberitakan polisi menerima peningkatan laporan penggunaan jet ski yang berbahaya dan sembrono.

Kota Port Phillip di Victoria termasuk di antara dewan kota yang mengusulkan aturan yang lebih ketat, termasuk larangan jet ski dalam jarak 200 meter dari pantai, dermaga, dan perenang.

“Sayangnya, telah terjadi serangkaian insiden jet ski menabrak perenang,” kata Wali Kota port Phillip, Alex Makin, kepada ABC News.

Pihak berwenang mengatakan masalah yang ditimbulkan oleh jetski bukan hanya kebisingan atau gangguan, tetapi juga keselamatan.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.