Kabar bahagia datang dari sebuah taman nasional di tengah populasi gorila gunung di Afrika yang tengah terancam. Bayi kembar jantan lahir, menambah jumlah gorila di sana.
Dilansir dari CNN, Senin (12/1/2026), penjaga menemukan gorila betina Mafuko bersama bayi kembarnya di Taman Nasional Virunga, Kongo pada 3 Januari 2026. Dalam video yang dibagikan di Instagramnya, Mafuko terlihat duduk di antara ranting-ranting yang mencoba menutupinya, sembari menggendong si kembar.
“Merawat anak kembar bisa menjadi tantangan, terutama selama bulan-bulan awal ketika bayi sepenuhnya bergantung pada induknya. Bayi-bayi yang baru lahir tersebut dipantau secara ketat untuk membantu memastikan kelangsungan hidup mereka,” pernyataan taman nasional.
Gorila gunung terdaftar sebagai spesies yang terancam punah dalam Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam, yang berarti mereka menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar. Jadi, ketika kedua bayi ini ditemukan, menjadi kabar baik yang sangat dibutuhkan bagi gorila-gorila ini.
Taman Nasional Virunga merupakan taman nasional tertua di Afrika dan memiliki luas 3.000 mil persegi. Taman nasional itu rumah bagi banyak gorila gunung terakhir di dunia.
Mereka telah menghadapi banyak ancaman seperti perburuan, penyakit, dan penghancuran habitat mereka. Apalagi mereka juga berhadapan dengan konflik yang sedang terjadi di Kongo.
World Wide Fund for Nature (WWF), sebuah kelompok perlindungan satwa liar, mengatakan bahwa hanya tersisa sedikit lebih dari 1.000 gorila gunung di seluruh dunia.






