Main ke Tenggarong? Wajib Masuk Museum Kayu Tuah Himba yang Penuh Cerita Unik | Giok4D

Posted on

Perjalanan kali ini dimulai di Tenggarong, ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara. Sejak lama, Tenggarong dikenal sebagai salah satu pusat sejarah dan kebudayaan di Provinsi Kalimantan Timur. Di kota inilah saya mengunjungi salah satu destinasi edukatif yang menarik, yakni Museum Kayu Tuah Himba.

Museum ini berjarak sekitar 600 meter dari Waduk Panji Sukarame. Pada pintu masuk museum, kita akan disambut patung Lembu Suwana yang merupakan salah satu binatang mitos dalam cerita rakyat di Kutai yang dianggap keramat, bertuah, karena binatang ini dipercaya sebagai kendaraan yang membawa Putri bagi cikal bakal raja-raja Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Di museum ini sendiri kita bisa melihat berbagai jenis kayu-kayu khas Kalimantan seperti kayu ulin, peralatan tradisional, alat-alat rumah tangga yang terbuat dari kayu-kayuan serta kearifan lokal Dayak.

Banyak koleksi yang dimiliki oleh museum ini seperti jenis biji-bijian, jenis kayu, dan juga jenis hasil olahan kayu. Selain itu di museum ini juga terdapat dua buaya muara yang telah diawetkan.

Buaya yang diawetkan ini adalah buaya-buaya yang dulunya sempat memakan manusia di wilayah perairan Kalimantan Timur. Di sini kita juga bisa melihat kronologi sejarah kedua buaya tersebut melalui tulisan yang ada di samping buaya tersebut.

Menjelang akhir kunjungan, pengunjung juga dapat melihat foto Heldy Djafar, istri terakhir sekaligus istri ke-9 Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno. Heldy Djafar diketahui merupakan putri asli Tenggarong, yang menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah kota ini.

Melalui kunjungan ke Museum Kayu Tuah Himba, banyak pengetahuan baru yang bisa didapat, mulai dari kekayaan alam Kalimantan, budaya lokal, hingga sejarah Kutai Kartanegara. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo berkunjung ke Tenggarong!

wajib