Maskapai Jerman Perketat Aturan Powerbank di Pesawat baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Sederet peristiwa kebakaran di pesawat karena powerbank membuat sejumlah maskapai mengeluarkan aturan tentang membawa powerbank atau perangkat yang memakai litium ke pesawat. Maskapai Jerman, Lufthansa, mengumumkan pembatasan baru.

Dilansir dari euronews, Senin (19/1/2026) Lufthansa mengubah kebijakan untuk membatasi penggunaan powerbank selama penerbangan. Dalam waktu dekat, penumpang dilarang mengisi daya powerbank melalui sistem infotainment atau menggunakan baterai untuk mengisi daya powerbank.

Maskapai menegaskan bahwa powerbank tetap diperbolehkan dibawa di bagasi kabin, sementara aturan larangan menyimpannya di bagasi terdaftar tidak mengalami perubahan.

Selama penerbangan, powerbank harus diletakkan dekat dengan penumpang dan tidak boleh disimpan di kompartemen bagasi atas demi alasan keselamatan. Selain itu, kapasitas baterai yang diizinkan dibatasi maksimal 27.000 mAh.

Bagi traveler yang ingin membawa baterai berkapasitas lebih besar maka wajib melapor dan meminta persetujuan maskapai terlebih dahulu. Jika ketentuan itu tidak dipenuhi, baterai tersebut akan disita dan dimusnahkan sesuai aturan keselamatan penerbangan.

Selain itu, jumlah powerbank yang boleh dibawa setiap penumpang dibatasi maksimal dua unit. Ketentuan itu berlaku untuk seluruh penerbangan Lufthansa, termasuk penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai milik atau afiliasinya seperti Swiss, Eurowings, Austrian Airlines, Discover, Brussels Airlines, Edelweiss, dan Air Dolomiti.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Maskapai penerbangan semakin berhati-hati dalam menangani powerbank setelah kebakaran tragis yang disebabkan oleh powerbank yang disimpan di kompartemen atas pesawat Air Busan pada Januari tahun lalu, yang melukai 27 orang. Seluruh badan pesawat dilalap api hanya dalam beberapa menit. Penumpang dapat turun dari pesawat melalui seluncuran darurat.

Insiden tersebut menyebabkan badan keselamatan penerbangan di seluruh dunia untuk mengeksplorasi langkah-langkah yang lebih ketat untuk meminimalkan risiko kebakaran.