Nekat Berenang di Air Mancur Trevi, Turis Dijemput Polisi

Posted on

Trevi Fountain atau air mancur Trevi terus menarik minat wisatawan dunia karena keindahannya, termasuk turis nakal. Lagi-lagi turis berenang di sana padahal polisi mengintai.

Seorang turis Spanyol bernama Lukas Vöhser Falcón (18) merekam kejadian tersebut pada 27 Juli. Ia dan teman-temannya saat itu sedang berada di Trevi Fountain.

Tiba-tiba saja seorang turis pria melompat masuk ke air mancur ikonik itu.

“Saya pikir dia hanya melakukannya untuk bersenang-senang – tetapi lima detik kemudian polisi datang dan menangkapnya,” kata Falcon dikutip dari The People pada Jumat (29/8).

Dalam video tersebut, turis itu berdiri setinggi lutut di dalam air dengan kaus dan celana pendek yang basah kuyup. Seorang wisatawan lain membantunya dengan menariknya ke tepian dan keluar dari air mancur.

Si turis awalnya senang karena merasa menang, bisa berenang di Trevi Fountain. Namun seorang polisi sudah menunggunya saat ia keluar dari kolam itu. Seringainya memudar dari wajahnya.

Tanpa basa-basi, turis itu langsung dibawa oleh polisi.

“Saya tidak tahu ke mana, saya rasa dia pergi ke kantor polisi,” tambahnya.

“Semua orang sangat terkejut ketika itu terjadi.”

Tahun lalu, Associated Press melaporkan bahwa Air Mancur Trevi dikunjungi sekitar 10.000 hingga 12.000 wisatawan setiap hari di musim panas. Menurut legenda, melempar koin dari tangan kanan seseorang melewati bahu kirinya ke monumen berarti pelemparnya ditakdirkan untuk kembali ke Roma.

Insiden di bulan Juli ini bukanlah pertama kalinya pengunjung yang berani mengambil risiko melompat ke air mancur. Awal tahun ini, seorang turis mabuk dilarang masuk seumur hidup dan didenda setelah berenang.

Pada tanggal 3 Maret, tiga turis dari Selandia Baru melompat ke monumen tersebut. Menurut CNN, ketika rombongan tersebut dikawal keluar dari area tersebut oleh Kepolisian Capitol Roma, seorang pria berusia 30 tahun melepaskan diri dan kembali ke air.

Seorang juru bicara departemen tersebut mengatakan kepada CNN bahwa pelaku mengonsumsi alkohol.

Pria itu dijatuhi hukuman larangan minum seumur hidup dan denda 500 euro.