Pesawat United Airlines mendarat dengan tidak mulus di Bandara Internasional Orlando, Florida, pada akhir pekan lalu. Insiden itu diakibatkan masalah mekanis.
Masalah itu sampai bikin salah satu roda pendaratan depan pada penerbangan United 2323 yang tiba dari Bandara Chicago O’Hare pada Minggu (18/1/2026). Pesawat itu menempuh perjalanan sekitar dua jam.
Video yang beredar luas di media sosial X memperlihatkan roda belakang pesawat menyentuh landasan lebih dulu, disusul roda depan. Tak lama kemudian, salah satu roda depan terlihat patah dan menggelinding ke area rumput di sisi landasan.
Dilansir dari The Independent, Sabtu (24/1), perwakilan United Airlines menyampaikan bahwa insiden itu diduga disebabkan oleh masalah mekanis saat mendarat. Dan pihak maskapai memastikan tidak ada penumpang yang terluka dalam kejadian tersebut.
Para penumpang kemudian diangkut menggunakan bus menuju terminal, sementara tim United Airlines berupaya memindahkan pesawat dari landasan pacu. Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) dalam pernyataan awal menyebutkan Pesawat tersebut mengalami kerusakan setelah melakukan pendaratan keras.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Akibat insiden itu, operasional penerbangan di Bandara Orlando sempat dihentikan sementara, meski pembatasan tersebut tidak berlangsung lama. Otoritas Penerbangan Greater Orlando yang mengelola bandara menyebutkan adanya keterlambatan penerbangan saat proses pemindahan pesawat berlangsung.
FAA menegaskan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Insiden ini menambah daftar gangguan pendaratan pesawat dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, pada 6 Januari, sebuah pesawat Boeing 767 mengalami pecah ban saat mendarat di Bandara Hartsfield-Jackson Atlanta.
Pesawat tersebut dioperasikan oleh maskapai nasional Peru, Latam. Saat mendarat, seluruh roda pendaratan belakang dilaporkan mengalami kerusakan. Dari total 10 ban, delapan di antaranya diyakini pecah atau meleleh.






