Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh

Posted on

Sebelum menciptakan patung macan putih berbadan gemoy dan bermuka lucu yang viral, seorang seniman di Kediri cerita pernah bermimpi aneh. Seperti apa mimpinya?

Patung Macan Putih yang berada di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri itu diciptakan oleh seorang seniman bernama Suwari.

Seniman asal Kediri yang dipercaya membuat patung macan putih itu mengaku sempat mengalami mimpi aneh. Dalam mimpi itu, dia didatangi oleh salah satu pamong desa yang mau menyewa ludruk miliknya dan memerankan siluman Macan Putih.

Di mimpi, dia juga harus memerankan ludruk dengan lakon sosok siluman macan putih sebelum mulai melakukan pengerjaan patung itu. Macan Putih diyakini sebagai simbol penjaga atau danyang desa setempat.

Suwari menilai pengalaman tersebut sebagai isyarat sekaligus penguat batin sebelum menerima pesanan pembuatan patung dari Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i.

“Cerita Macan Putih itu memang sudah lama saya dengar. Waktu dapat pesanan, saya juga sempat mimpi,” kata Suwari. Sabtu (27/12/2025).

Patung Macan Putih Gemoy Dikerjakan Dalam Waktu 19 Hari

Patung Macan Putih tersebut dikerjakan Suwari selama 19 hari, meski tidak penuh seharian dia kerjakan. Seluruh proses, mulai dari pembuatan patung hingga bagian bawah patung pijakan Macan, dikerjakan dia sendiri tanpa bantuan orang lain.

Terkait konsep, Suwari menyebut sejak awal ia diminta membuat patung Macan Putih sesuai legenda Desa Balongjeruk. Menurutnya, Macan Putih bukan sekadar hewan, melainkan simbol kekuatan dan penjaga desa secara spiritual.

“Kalau di cerita orang tua dulu, Macan Putih itu bukan macan biasa. Itu macan gaib, penjaga wilayah,” jelas Suwari.

Suwari menambahkan, tidak ada kesulitan berarti selama proses pembuatan patung. Ia sudah terbiasa mengerjakan patung hewan dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Biaya pembuatan patung macan putih disebut sekitar Rp2 juta untuk jasa pembuatan, sementara material disediakan terpisah senilai Rp 1,5 juta. Semua dana berasal dari kantong pribadi Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i.

Suwari sendiri dikenal sebagai seniman patung berpengalaman. Ia mengaku mulai menekuni seni patung sejak tahun 1980-an dan telah menghasilkan berbagai karya, mulai dari patung menjangan, tokoh pewayangan seperti Petruk dan Punakawan, hingga patung raksasa dan hewan untuk berbagai daerah di Kediri dan sekitarnya.

Patung Macan Putih hasil karya Suwari belakangan viral di media sosial karena bentuknya yang dinilai unik dan lucu. Mukanya juga tidak segarang macan biasanya.

Meski menuai beragam komentar, patung macan gemoy tersebut malah menarik banyak wisatawan untuk datang ke lokasi dan melihat langsung serta berfoto dengan patung macan bermuka lucu itu.

——

Artikel ini telah naik di detikJatim.

Saksikan Live DetikSore :

bikin