Situ Sidomukti di Kota Depok menjadi salah satu alternatif lokasi memancing dengan suasana tenang di tengah kawasan permukiman. Namun, minimnya pengunjung membuat situ ini kerap luput dari perhatian pemancing.
Berbeda dengan Setu Cilodong yang lebih dikenal dan mendapat program restocking ikan dari pemerintah, ekosistem ikan di Setu Sidomukti berkembang secara alami. Para pemancing setempat menyebut ikan-ikan di situ tersebut sebagai “ikan kiriman”, karena diduga berasal dari aliran air saat hujan deras.
Salah satu daya tarik Setu Sidomukti adalah keberadaan ikan lele berukuran jumbo. Warga sekitar menyebut kemunculan ikan-ikan tersebut kerap terjadi setelah hujan lebat, yang membawa aliran air dari Empang Galatama ke area situ.
“Empangnya kan di pinggir-pinggir kali itu (di area atas, dekat Permata Duta). Jadi, kalau hujan gede, banjir, itu kan semuanya jebol,” ujar Malik yang sedang memancing, saat dihampiri detikTravel di Situ Sidomukti, Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (19/12).
Dia menjelaskan bahwa kolam ikan Galatama di hulu sering meluap saat banjir, sehingga ikan mas dan lele besar terbawa arus ke Setu Sidomukti.
“Makanya lelenya banyak yang gede-gede itu dari Galatama. Kalau lele aslinya kali mah lokal, kecil-kecil. Kalau (jebolan) jumbo kan paling kecilnya antara sekilo,” kata dia.
Kendati ikan cukup banyak, pemancing di Situ Sidomukti benar-benar hanya menggunakan pancing untuk mendapatkan ikan. Mereka tak mau menggunakan metode penangkapan ikan lain, seperti menjala, menjaring, selepet, menembak.
Mereka beranggapan aktivitas penangkapan ikan itu dianggap merugikan dalam jangka panjang. Lagi pula, mereka datang untuk bersenang-senang dengan memancing.
Para pemancing itu juga mengatakan ingin mempertahankan tradisi memancing yang sesungguhnya agar Situ Sidomukti berbeda dengan situ lain di Depok. Misalnya, Setu Lio yang kerap ramai dengan nelayan jaring.
“Mancing di sini. Mau tiga hari tiga malam mancing nggak apa-apa. Cuma kalau diselepet, tembak, dijala itu kan bukan hobi, itu mah tamak,” kata Malik.
Malik menyebutkan bahwa situ tersebut menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, termasuk ikan lele, ikan mas, dan ikan nila. Sayangnya, kondisi air di Situ Sudomukti tidak ideal belakangan ini.
“Tahu sekarang jelek banget airnya. Susah mancingnya, lagi susah,” kata dia.
Meskipun demikian, danau ini tetap menjadi daya tarik bagi masyarakat setempat. Tidak hanya warga sekitar Cilodong dan Sukmajaya, pengunjung dari Beji hingga Margonda ada yang datang datang ke daerah ini untuk memancing.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
