Kondisi toilet di kawasan Blok M sempat viral karena disebut jelek banget. Apakah benar faktanya demikian di lapangan?
Seorang Tiktoker membagikan video tentang toilet umum di Blok M yang kondisinya disebut jelek banget. Dengan nada sarkas, Tiktoker itu menyebut kondisi toilet Blok M ‘bagus’ dengan tanda kutip alias kebalikannya.
“Tiap Minggu tenant outlet banyak yang baru, tapi toilet jelek banget,” ujar Tiktoker dengan nama Hilmi Al Kayyis itu sambil memperlihatkan kondisi toilet yang lantainya kotor.
Meski sempat muncul isu mengenai kondisi toilet yang dinilai kurang bersih, berdasarkan pantauan detikTravel di lapangan, kebersihan toilet di kawasan Blok M terpantau relatif terjaga.
Toilet umum di beberapa lokasi masih dapat digunakan dengan layak, meski intensitas pengunjung yang keluar-masuk cukup tinggi sepanjang hari. Wajar, karena meningkatnya jumlah wisatawan selama libur Tahun Baru turut berdampak pada penggunaan fasilitas toilet umum di kawasan Blok M.
Petugas kebersihan terlihat melakukan pembersihan secara berkala, terutama di jam-jam padat pengunjung. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan, mengingat Blok M menjadi salah satu destinasi favorit warga selama libur Tahun Baru.
“Petugas kebersihan bekerja secara mobile, jadi setiap satu jam sekali pasti selalu dibersihkan,” jelas Asep petugas keamanan di kawasan Blok M, Kamis (1/1/2026).
Sejumlah pengunjung juga menilai kondisi toilet masih cukup memadai meski ramai. Saniya, pengunjung asal Depok, mengatakan toilet masih bisa digunakan dengan nyaman meski harus mengantre.
“Memang ramai, tapi menurut saya masih bersih dan layak dipakai, minusnya ya harus ngantre panjang dulu,” ujarnya.
Namun demikian, tingginya volume pengguna di beberapa waktu membuat kondisi toilet terlihat kurang optimal. Pengunjung pun diimbau untuk turut menjaga kebersihan fasilitas umum agar tetap nyaman digunakan bersama, terutama di tengah padatnya aktivitas libur panjang.
“Sebenarnya toilet kotor itu karena penggunaan pengunjung sendiri, kadang-kadang pengunjung suka playing victim, bilangnya nggak dibersihkan padahal pemakainya yang tidak menjaga kebersihan,” jelas Asep.
Menanggapi isu yang beredar terkait kondisi sejumlah fasilitas umum, seperti toilet dan mushola, yang dinilai kurang layak, Asep menyampaikan pihak pengelola telah melakukan berbagai upaya secara bertahap untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung di kawasan Blok M.
Menurutnya, perbaikan dan penambahan fasilitas dilakukan menyesuaikan dengan tingginya aktivitas masyarakat, terutama saat momen libur panjang. Sebagai bagian dari upaya tersebut, kawasan Blok M juga telah dilengkapi dengan fasilitas toilet berbayar.
Toilet ini merupakan hasil kolaborasi dengan Djakarta Toilet Project dan diberi nama Toilet Negeri. Lokasinya berada di area belakang Gedung Blok M Square, tepatnya di samping Terminal Blok M.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Toilet Negeri menawarkan fasilitas yang lebih modern dan terawat. Area toilet terlihat bersih, wangi, serta dilengkapi dengan fasilitas penunjang kenyamanan pengguna. Untuk menggunakan toilet ini, pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp3.500 per orang.
Toilet negeri bisa menjadi alternatif bagi pengunjung yang menginginkan fasilitas dengan standar kebersihan lebih tinggi, sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas fasilitas umum di kawasan Blok M.






