Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Aktor Leonardo DiCaprio tak bisa menghadiri acara Palm Springs International Film Awards pada hari Sabtu, 3 Januari. Hal ini disebabkan karena adanya pembatasan perjalanan akibat serangan AS di Venezuela.
Dilansir dari USA Today, Senin (5/1/2026) seharusnya DiCaprio menerima penghargaan atas perannya dalam film One Battle After Another. Ia akhirnya menerimanya secara daring setelah tidak dapat meninggalkan St Barts, Karibia, tempat ia menghabiskan Tahun Baru.
“Saya terjebak di East Coast. Saya berharap bisa berada di sana untuk merayakan bersama kalian semua. Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari acara ini, meskipun dari jauh,” katanya dalam sebuah rekaman video.
Presiden AS Donald Trump membuat kehebohan dengan mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya pada hari Sabtu (3/1) via media sosial Truth Social. Dia mengakui bahwa AS memang melancarkan serangan terhadap wilayah Venezuela.
Serangan ini tak hanya membuat internasional heboh, namun juga berdampak pada pariwisata, terutama pada penerbangan. Diberitakan CNN, Federal Aviation Administration (FAA) menutup sementara wilayah di atas Karibia selama aksi penangkapan PresidenMaduro yang menyebabkan turis-turis terlantar, termasuk aktor DiCaprio. Menurut FAA, hal itu dilakukan karena risiko keselamatan penerbangan yang terkait dengan aktivitas militer yang sedang berlangsung.
Namun, larangan terbang itu sudah berakhir. Dalam unggahan medsosnya pada hari Sabtu, Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengumumkan bahwa larangan wilayah udara Karibia berakhir pada tengah malam waktu bagian timur dan kembali normal pada Minggu.
Setelah kekacauan hari Sabtu, perlahan penerbangan dari bandara Karibia kembali berjalan lebih lancar. Sebanyak 57% penerbangan yang berangkat dari Bandara Internasional Luis Muñoz Marín di San Juan dibatalkan pada hari Sabtu, totalnya 200 penerbangan. Sementara pada hari Minggu, penerbangan mulai membaik dengan 4% pembatalan 23 penerbangan, menurut FlightAware.
“Semua pihak bekerja keras,” kata American Airlines dalam sebuah pernyataan. Mereka mengumumkan penambahan kursi di berbagai rute di Karibia, dan model pesawat terbesar dalam armadanya, Boeing 777-300, untuk membantu mengurangi gangguan perjalanan.
Maskapai tersebut menambahkan total hampir 7.000 kursi dengan 43 penerbangan tambahan untuk meningkatkan kapasitas perjalanan, kata mereka dalam sebuah pernyataan.
United dan Southwest mengatakan mereka juga sedang berupaya menambah lebih banyak penerbangan karena para pelancong yang putus asa berjuang untuk menemukan jalan pulang.
