Para pendaki pemula wajib banget coba jalur pendakian ini. Jalur yang landai dan halang rintang yang bersahabat di gunung-gunung ini pas buat pendaki pemula.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
Mendaki gunung menjadi hobi bagi sebagian orang. Aktivitas menantang dan memacu adrenalin dengan pemandangan alam yang masih asri membuatnya jadi hobi yang tak lekang oleh zaman.
Karakteristik dan ketinggian gunung, juga kerumitan jalur pendakian bikin tidak semua gunung cocok buat pendaki pemula. Penting bagi pemula untuk memilih gunung yang tepat agar pendakian tetap aman dan menyenangkan.
Berikut tujuh gunung yang cocok untuk para pemula memulai perjalanan pendakian!
Rekomendasi Gunung Untuk Pemula
Melansir arsip detikTravel, Jumat (9/1/2026), berikut rekomendasi gunung untuk para pemula:
1. Gunung Gede-Pangrango
Gunung Gede-Pangrango terletak di tiga Kabupaten di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Gunung Gede-Pangrango terkenal dengan keindahan lanskap alam dan medannya yang tidak terlalu sulit. Gunung ini juga memiliki sumber air yang relatif melimpah.
Tetapi, bukan berarti pendaki bisa menyepelekannya pendakian di Gunung Gede dan Pangrango. Untuk mendaki gunung dengan ketinggian 2.958 mdpl ini, traveler harus menyiapkan fisik yang prima, juga ketahanan tubuh dan perlengkapan pendakian yang memadai.
Daya tarik utama dari Gunung Gede-Pangrango adalah padang bunga edelweis yang berada di alun-alun Surya Kencana, Gunung Gede atau juga berada di Lembah Mandalawangi, Gunung Pangrango.
2. Gunung Andong
Gunung Andong masuk dalam daftar gunung yang relatif mudah didaki untuk pemula. Gunung Andong berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini membentang di dua kecamatan yaitu Kecamatan Ngablak dan Tlogorejo.
Gunung Andong berada pada ketinggian 1.726 mdpl dan memiliki daya tarik dengan pemandangan golden sunrise-nya yang indah. Medan pendakian gunung ini didominasi tanjakan, dengan penunjuk arah yang jelas.
3. Gunung Ijen
Gunung Ijen merupakan salah satu gunung di Jawa Timur, lokasinya berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Berada pada ketinggian 2.7799 mdpl, Gunung Ijen cocok dijadikan pilihan pendakian untuk para pemula.
Jalur pendakian Gunung tidak terlalu curam dan mudah dipijak. Selain itu, gunung ini juga memiliki banyak spot istirahat untuk pendaki.
Daya tarik Gunung Ijen ada pada danau kawah asam berwarna turquoise dan fenomena blue fire yang bisa disaksikan pada waktu tertentu yaitu sekitar pukul 01.00-04.00 pagi.
4. Gunung Batur
Gunung Batur merupakan gunung yang berada di Kepulauan Bali, tepatnya berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Gunung ini merupakan jenis gunung berapi aktif yang memiliki ketinggian sekitar 1,717 mdpl.
Daya tarik Gunung Batur terkenal dengan pemandangan kaldera, Danau Batur yang indah, dan pemandangan sunrise yang memanjakan mata.
Gunung Batur direkomendasikan untuk pemula karena medan nya yang tidak terlalu sulit dan waktu pendakian yang relatif singkat. Pendaki pemula disarankan melakukan pendakian melalui Rute Toya Bungkah.
5. Gunung Prau
Gunung Prau berada di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Terletak di perbatasan empat kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Temanggung, Kendal, dan Batang. Memiliki ketinggian sekitar 2.565 mdpl, Gunung Prau cocok dijadikan jalur pendakian para pendaki pemula.
6. Gunung Pakuwaja
Selain Prau, Gunung Pakuwaja juga menjadi gunung yang berada di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Barat. Gunung ini berada bersebelahan dengan Gunung Prau via Patak Banteng. Memiliki ketinggian sekitar 2.421 mdpl.
Selain ramah bagi pemula, Gunung Pakuwaja juga menyajikan pemandangan alam yang indah dengan hamparan perbukitan Dieng yang hijau, Gunung Sindoro, Slamet Merapi, Merbabu, hingga Telomoyo.
7. Gunung Nglanggeran
Gunung Nglanggeran berada di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berada di ketinggian 700 mdpl, gunung ini menjadi salah satu gunung paling ramah untuk pemula.
Selain itu, Gunung Nglanggeran menawarkan pemandangan ekowisata yang indah. Menariknya gunung ini memiliki dua puncak yang terpisah yang terletak di bagian barat dan timur.
Namun, kebanyakan pendaki memilih camping di puncak bagian barat karena memiliki akses dan medan yang lebih mudah. Nah, bagian timur nya cocok untuk menikmati pemandangan sunrise di pagi hari. baru
