Daftar negara bebas visa untuk paspor Indonesia pada 2026 menjadi kabar baik bagi wisatawan. Simak kemudahan perjalanan luar negeri tanpa perlu mengurus visa dulu.
Melansir informasi CNBC Indonesia, Selasa (6/1/2026), berdasarkan pembaruan Passport Index 2026 per 5 Januari, Paspor RI memiliki mobility score 92, hal ini berarti WNI dapat mengakses 92 negara dan wilayah melalui skema bebas visa, visa on arrival (VoA), maupun electronic travel authorization (eTA).
Dari keseluruhan data tersebut, tercatat sebanyak 43 negara memberikan akses bebas visa bagi warga negara Indonesia. Sementara itu, 44 negara lainnya menerapkan kebijakan visa on arrival, lima negara menggunakan skema izin perjalanan elektronik (eTA), dan sekitar 106 negara masih mensyaratkan visa reguler bagi pemegang paspor Indonesia.
Berdasarkan pemeringkatan global, paspor Indonesia menempati posisi ke-54 dalam Passport Power Rank, dengan tingkat jangkauan dunia mencapai 46 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa hampir setengah negara di dunia dapat diakses WNI tanpa harus mengurus visa konvensional sebelumnya.
Daftar Negara Bebas Visa Untuk Indonesia Tahun 2026
Berikut daftar negara yang memberikan fasilitas bebas visa bagi warga negara Indonesia, lengkap dengan ketentuan durasi tinggal yang diizinkan, sebagaimana tercantum dalam data Passport Index 2026, melansir CNBC Indonesia.
Bebas Visa (Visa Free)
Visa free atau bebas visa merupakan kebijakan yang memungkinkan warga negara Indonesia masuk ke suatu negara tanpa perlu mengurus visa sama sekali.
Pemegang paspor cukup membawa dokumen perjalanan yang masih berlaku dan memenuhi ketentuan durasi tinggal yang ditetapkan.
Berikut daftar negara Visa Free untuk Indonesia tahun 2026:
1. Albania
2. Angola – 30 hari
3. Barbados – 90 hari
4. Belarus – 30 hari
5. Brazil – 30 hari
6. Brunei Darussalam – 14 hari
7. Kamboja – 30 hari
8. Chile – 90 hari
9. Colombia – 90 hari
10. Dominica – 21 hari
11. Ecuador – 90 hari
12. Fiji – 120 hari
13. Gambia – 90 hari
14. Guyana – 30 hari
15. Haiti – 90 hari
16. Hong Kong – 30 hari
17. Iran – 15 hari
18. Kazakhstan – 30 hari
19. Kiribati – 90 hari
20. Laos – 30 hari
21. Macao – 30 hari
22. Malaysia – 30 hari
23. Mali – 30 hari
24. Micronesia – 30 hari
25. Maroko – 90 hari
26. Myanmar – 14 hari
27. Namibia – 30 hari
28. Palestinian Territories
29. Peru – 180 hari
30. Filipina – 30 hari
31. Rwanda – 90 hari
32. Serbia – 30 hari
33. Singapura – 30 hari
34. St. Vincent and the Grenadines – 90 hari
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
35. Thailand – 60 hari
36. Timor-Leste – 30 hari
37. Tunisia – 90 hari
38. Turki – 30 hari
39. Uzbekistan – 30 hari
40. Vanuatu
41. Venezuela – 90 hari
42. Viet Nam – 30 hari
43. Guyana – 30 hari (pembaruan)
Visa on Arrival (VoA)
Visa on arrival adalah fasilitas visa yang dapat diurus langsung setibanya di bandara atau pelabuhan negara tujuan.
Warga negara Indonesia tidak perlu mengajukan visa dari Indonesia, namun tetap harus mengisi formulir, menunjukkan dokumen pendukung, serta membayar biaya tertentu saat kedatangan.
Berikut daftar negara yang memberikan layanan Visa on Arrival untuk Indonesia tahun 2026:
1. Armenia
2. Azerbaijan
3. Bangladesh
4. Burundi
5. Cape Verde
6. Comoros
7. Democratic Republic of Congo
8. Cuba
9. Djibouti
10. Ethiopia
11. Guinea-Bissau
12. Jordan
13. Kyrgyzstan
14. Madagascar
15. Malawi
16. Maldives
17. Mauritius
18. Marshall Islands
19. Mozambique
20. Nepal
21. Nicaragua
22. Oman
23. Palau
24. Qatar
25. Samoa
26. Sierra Leone
27. Sri Lanka
28. Tanzania
29. Tuvalu
30. Zimbabwe
Electronic Travel Authorization (eTA)
Electronic Travel Authorization atau eTA merupakan izin perjalanan elektronik yang harus diajukan secara daring sebelum keberangkatan.
Pemohon diwajibkan mengisi data pribadi dan informasi perjalanan melalui sistem online, lalu menunggu persetujuan dari otoritas negara tujuan.
Berikut negara yang menerapkan sistem eTA untuk Indonesia, yaitu:
1. Kenya
2. Saint Kitts and Nevis
3. Seychelles
4. Jepang
