Di pusat Kota Dubai ada properti megah nan unik, karena unit yang mereka miliki itu bisa juga terparkir mobil. Properti baru itu milik perusahaan mobil Bugatti.
Bugatti yang merupakan pabrikan mobil mewah dari Prancis itu kini tengah membangun menara hunian pertama mereka bertajuk Bugatti Residences by Binghatti. Jika rampung, properti termurahnya mereka dibanderol mulai 5,2 juta USD atau setara Rp 82 miliar.
Langkah ini menandai masuknya Bugatti ke pasar hunian bermerek yang tengah digandrungi kalangan super kaya dunia di sana. Proyek tersebut berupa menara 43 lantai yang dikembangkan bersama Binghatti Properties.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Melansir BBC, Selasa (20/1/2026) salah satu daya tarik utamanya adalah penthouse yang dilengkapi lift mobil pribadi, memungkinkan pemilik membawa kendaraan langsung ke dalam apartemen.
“Bagi banyak penggemar mobil atau jam tangan, ini bukan sekadar memiliki produknya, tapi juga merasakan merek itu dalam kehidupan sehari-hari melalui properti,” kata Chairman Binghatti Properties, Muhammed BinGhatti.
Sejumlah nama besar masuk dalam daftar pembeli, di antaranya pesepakbola Brasil Neymar Junior dan penyanyi opera Andrea Bocelli. Neymar disebut membayar sekitar 54 juta USD (Rp 913 miliar) untuk salah satu unit penthouse di sana.
Hunian bermerek sendiri kini kian menjamur, laporan dari Knight Frank mencatat, jumlah proyek serupa melonjak dari 169 pada 2011 menjadi 611 saat ini, dan diproyeksikan menembus 1.019 proyek pada 2030. Amerika Serikat masih memimpin, terutama di Miami dan New York, namun Timur Tengah mencatat pertumbuhan tercepat, didorong ekspansi pesat di UEA dan Arab Saudi.
Dubai menjadi kota dengan proyek hunian bermerek terbanyak yang sedang dikembangkan, menurut laporan Savills. Fenomena itu tak lepas dari derasnya arus orang kaya yang pindah dan membeli properti mewah di kota tersebut.
Selain itu, pajak rendah membuat harga apartemen bermerek di Dubai relatif lebih kompetitif dibanding kota global lain. “Harganya sangat terjangkau jika dibandingkan dengan New York atau London,” ujar, Kepala Riset Knight Frank Timur Tengah, Faisal Durrani.
Sebelumnya, pasar hunian bermerek didominasi jaringan hotel mewah seperti Four Seasons dan Ritz-Carlton. Kini, merek non-hotel ikut meramaikan, mulai dari Porsche, Aston Martin, Jacob & Co, hingga rumah mode Fendi dan Missoni.
